PROFILE LP3M 

 

PROFILE

 

LP3M is a research center established in the Muhammadiyah University of Yogyakarta (UMY) in the mid 1980s . It aims are to develop academic culture and tradition in the fields of research and community development. SInce its inception, LP3M has paid attention to such isseus as democratization adn people empowerment. There were a series of seminars, workshops, conference and training conducted by LP3M as a means of bringing the academic spheres into reality.  Within 30 years of its involvement in energizing research activties at UMY, LP3M has changed its numenclatur several times.  

 

Perkembangan kemudian, berdasarkan Surat Keputusan Rektor UMY No. 035/SK-UMY/XII/1999 telah diangkat pengurus LP3 (dengan numenkaltur baru, yaitu Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pendidikan) UMY untuk masa kerja 1999 – 2000. Pada waktu itu, kerja LP3M difokuskan pada pelaksanaan strategi pengembangan UMY 1999 – 2009, sebagaimana tertuang dalam Perencanaan Strategis UMY (Renstra) yang menjadi landasan pacu (run way) menuju World Class University. Berikut sebelas Rencana Strategis (Renstra) pengembangan UMY itu: 1) Pengembangan Nilai-nilai Islam, 2) Pengembangan Pendidikan, 3) Pengembangan Keilmuan, 4) Pengembangan Pengabdian pada Masyarakat, 5) Pengembangan Organisasi dan Manajemen, 6) Pengembangan Teknologi, Sarana, dan Prasarana, 7) Pengembangan Sistem Evaluasi Belajar Mengajar, 8) Pengembangan Sistem Informasi Universitas, 9) Pengembangan Kerjasama, 10) Pengembangan Keunggulan, 11) Pengembangan Citra Universitas.

Pada periode 2000- 2008, LP3M berubah menjadi LP3 (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pendidikan). Dalam bidang penelitian, LP3M membagi periode itu ke dalam dua tahap, yaitu, pertama, mendorong dosen untuk melakukan sebanyak mungkin penelitian, kedua, menata kualitas penelitian dosen. Kedua strategi ini berhasil dijalankan dengan baik sehingga UMY berhasil terus-menerus meraih grant penelitian dari Depdiknas maupun Kopertis Wilayah. Sementara itu, dalam bidang pengembangan pendidikan. Perhatian LP3 lebih diberikan pada dinamisasi Pendidikan Tinggi Muhammadiyah dan Pendidikan Menengah Muhammadiyah, khususnya dalam bidang Pendidikan Kewarganegaraan dan dapat membangun kerjasama jangka pendek dan menengah dengan lembaga pemerintahan dan donor asing Untuk bidang Penelitian, kerjasama dengan BPPT untuk menyusun roadmap lembaga-lembaga yang di bawah Kementerian Ristek dan Dikti.

Periode berikutnya, LP3 kembali berubah nomenklaturnya menjadi Lembaga Pengembangan Pendidikan, Penelitian, dan Masyarakat (LP3M) dan memantapkan diri untuk mengelola empat bidang garap utama, yakni penelitian, pendidikan, pengabdian pada masyarakat, serta publikasi ilmiah dan penerbitan. Dalam kurun waktu 6 tahun inilah UMY dapat meningkatkan prestasinya dalam mendorong produktivitas penelitian dan publikasi dosen baik untuk skala nasional maupun internasional. Raihan dana penelitian dari pemerintah naik terus menerus setiap tahunnya, jumlah publikasi dosen juga terus meningkat secara bertahap, baik dalam bentuk buku, artikel yang dimuat dalam jurnal nasional, jurnal nasional terkareditasi, dan jurnal internasional. Sebagai buah dari kerja keras ini, prestasi penelitian UMY yang sebelumnya berada dalam tingkat Madya, telah meningkat menjadi Utama pada tahun 2014.

Pada periode 2013-2017 saat ini, LP3M melakukan perampingan keorganisasian dengan memfokuskan area kerjanya pada tiga hal pokok yaitu: Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat. Proyeksi di bidang penelitian adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitin dosen dengan peningkatan raihan dana penelitian dari pelbagai sumber, baik internal maupun eksternal. Selain itu, kerjasama penelitian dan kegiatan ilmiah dengan perguruan tinggi dari luar negeri, baik dari kawasan Asia, Eropa, Australia dan Amerika mulai digagas dan dikembangkan. Di bidang publikasi, LP3M mendorong diseminasi hasil-hasil penelitian dosen yang berkualitas melalui publikasi dalam berkala ilmiah nasional dan internasional. Dalam bidang pengabdian masyarakat, LP3M berkonsentrasi pada penguatan kerjasama kelembagaan dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Desa Mitra di beberapa Kabupaten, dan bersama dengan dengan Biro Kerjasama, melakukan internasionalisasi KKN sebagai hasil dari kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi dari Singapore, Thailand, dan Jepang.