Sebanyak 2.500 mahasiswa peserta KKN PPM UMY akan melaksanakan pembelejaran pemberdayaan masyarakat dengan tema "Peningkatan Potensi Unggulan Desa Mandiri" di empat kabupaten Daerah Istimewa Yogyakarta yang meliputi Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Sleman, dan Gunung Kidul serta Kabupaten Purworejo dan Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Selain wilayah Jawa, LP3M UMY bekerjasama dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan LAZISMU PP Muhammadiyah menerjukan KKN PPM sebanyak 100 mahasiswa di daerah Terluar, Terpencil, dan Tertinggal (3 T) wilayah Indonesia yang meliputi Kabupaten Kokoda, Papua Barat, Kecamatan Sambe Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Sebatik, Kalimnatan Barat, dan Nusa Tenggara Barat. Tema KKN PPM di wilayah terluar, terpencil, dan tetinggal Indonesei "Pemetaan Potensi Wilayah dan Kapasitas Sumber Daya Manusia" yang akan berlangusng hingga akhir Agustus 2016. Selain KKN PPM dalam negeri, Ahad, 31 Juli 2016 LP3M UMY bekerjasama dengan Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UMY, Kementerian Luar Negeri RI, serta KBRI di Filipina memberangkatkan 22 mahasiswa guna mengikuti program pembelajaran pemberdayaan masyarakat di Davao, Filipina dalam upaya meneguhkan identitas kewargaan Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut.